JUST 4 JOkING….

Filed under: apa ajah masuk sini — kadekratnawijayanti at 7:51 pm on Monday, November 10, 2008

Cara “pipis” cowok berdasarkan sifat-sifatnya :

cWO PEMALU:

Jika merasa dilihat atau dilirik orang lain, pipisnya tidak keluar, tapi pura-pura menyiram, keluar, lalu kembali lagi kemudian.

Cwo MALU2IN :

Pipis di celana

CWO SUKA NGLAMUN :

Membuka kancing leher kemeja, mengeluarkan dasinya, lalu pipis dicelana.

CWO EFISIEN :

Meskipun sudah waktunya pipis, tapi ditahan dulu sampai kebelet buang air besar, baru kemudian melakukan keduanya dalam satu waktu yang sama.

CWO PEMABUK :

Jempol kiri dipegang dengan tangan kanan, lalu pipis di celana.

CWO PALSU:

Pipis di toilet cewek !

CWO PELIT :

Kalau buang air besar di WC Umum, ngakunya pipis ( biar bayar murah )

CWO EDAN :

Memakai celana yang abis dipipisin.

CWO SARAF:

Pakai celana yang habis dipipisin, tapi dicium dulu, kali-kali aja baunya sudah jadi bau menyan.

CWO KREATIF:

Kalau pipis kakinya diangkat satu …

CWO IRIT :

Kagak pernah pipis seumur-umur.

CWO NEKAD :

Suka “mipisin” isteri tetangga.

CWO FUNKY :

Pipis di tempat umum.

CWO SIAL :

Maunya pipis air, yang keluar malah batu.

CWO ENJOY :

Pipis sambil merem-melek.

CWO MOODY :

Biasa pake pampers …hehehe …

CWO KURANG AJAR :

Lagi pipis … eh kentut … pura- pura cuek lagi !

CWO BUTA HURUF :

Di urinoir sudah ada tulisan “RUSAK” … eh … masih dipipisin juga.

CWO TURUNAN KUCING :

Nggak bisa liat barang baru, diendus-endus, trus dipipisin.

CWO SABAR:

Nungguin air cebok gak keluar- keluar, manteeeng aja di urinoir.

CWO HIP-HOP :

Pipis sambil kejang-kejang breakdance.

cWo Pembenci :

Sesudah pipis trus ngeludahin pipisnya.

CWO RAMAH :

Ngajak ngobrol sambil pipis, sampe temennya nggak bisa pipis.

CWO PEDE :

Habis pipis, anunya dibawa jalan-jalan ke wastafel, trus cebok di wastafel.

CWO PELUPA :

Sudah pipis, keluar toilet, buru- buru balik lagi, karena masih pingin pipis beberapa tetes lagi.

CWO DERMAWAN :

Pipis di WC Umum, pipisnya nggak keluar, tapi tetep bayar.

CWO GAYA:

Pipisnya sambil tangan yang satu tolak pinggang.

CWO AROGAN:

Pipisnya sambil tangan dua- duanya tolak pinggang.

CWO KOMUNIKATIF :

Pipis sambil ketik SMS.

CWO SIBUK :

Selalu nunggu sampe kebelet bangeeet …, trus terbirit-birit ke toilet.

CWO BLM DWASA :

Pipisnya belum bisa lempeng.

CWO ROMANTIS :

Pipisnya sambil mendesah ahh …

CWO GA ADA KERJAAN :

Pipis sambil baca email.

ST 12

Filed under: lyrik lagu — kadekratnawijayanti at 11:10 pm on Wednesday, October 15, 2008

Cari Pacar Lagi

Cintaku cintaku padamu
Tak besar seperti dulu
Kamu kok begitu menilai cintaku
Begitu rendah di matamu

Sayangku sayangku padamu
Tak indah seperti dulu
Maumu begini maumu begitu
Tak pernah engkau hargai aku

Oo ooh i am sorry
Ku tak akan love U lagi

Ku peluk memeluk dirimu
Tak hangat seperti dulu
Ku jadi selingkuh karna kau selingkuh
Biar sama-sama kita selingkuh

Oo ooh i am sorry
Ku tak akan love you lagi

Biar ku putuskan saja
Ku tak mau hatiku terluka
Lebih baik ku cukupkan saja
Ku tak mau batinku tersiksa

Jangan kau slalu merasa
Wanita bukan dirimu saja
Lebih baik ku putuskan saja
Cari pacar lagi

Cari pacar lagi
Cari pacar lagi

Vagetoz

Filed under: lyrik lagu — kadekratnawijayanti at 10:49 pm on Friday, October 10, 2008

Kuatkan Aku

Oh Tuhan kuatkan aku
Untuk lalui jalan hidup ini
Yang ku inginkan selalu ada dalam ridhoMu

Berikanlah petunjukMu
Agar diriku tak tersesat
Untuk menuju surga yang telah Kau janjikan

Reff:
Ampunkan diriku jika
Selama ini hanyalah berbuat dosa
Tak sanggup diriku bila
Di akhir hidupku menanggung siksaMu

Aku hambamu yang lemah, tak sempurna
Berlutut sujud dihadapMu

Glenn Fredly feat Dewi Perssik

Filed under: lyrik lagu — kadekratnawijayanti at 8:25 pm on Friday, October 10, 2008

Hikayat Cintaku

Demi penguasa bumi dan surga
Kau memang indah
O..o..o..
Kau getar ke seluruh sukma jiwa
Kau memang indah
O..o..o..

Takkan munafik aku sayangku
Bagiku kau arti keindahan

Hoouoo..

Demi penguasa bumi dan surga
Kau juga indah
Wo..o..o..
Kau bangkitkan gelora api cintaku
Kau memang indah
Wo..o..o..

#
Dimataku engkaupun sempurna
Isyaratkan kekuatan cinta
Wooo..

Kau kupuja sampai mati kupuja (engkau kupuja)
Kau sayangku
Kau alunan dawai- dawai cintaku (dawai cintaku)
Kau dewiku

Wo..o..oo

Kaulah hikayat, hikayat cintaku

Kau sayangku (kupuja)

Kucinta

Back to #

Numata

Filed under: lyrik lagu — kadekratnawijayanti at 3:14 am on Thursday, October 9, 2008

Raja Jatuh Cinta

ku tak bisa berhenti
untuk mencarimu
walau kini yang ada
kamu tak mau

ku tak bisa berhenti
untuk mencintaimu
jangan tanyakan mengapa
karna ku tak tahu

reff:
seribu wanita menggoda
hanya kamu yang jadi ratu hatiku
seribu kali kau hancurkan
masih ada banyak waktu memaksamu

huuu, huuuu, raja sedang jatuh cinta kepadamu
huuu, huuuu, raja sedang jatuh cinta kepadamu

ku tak bisa berhenti
untuk memujamu
dan aku takkan menyerah
oh hanya kamu

ku tak bisa berhenti
untuk mengagumi
jangan sia-siakan aku
ku ingin kamu

repeat reff

Pembelajaran Menjadi Dewasa

Filed under: apa ajah masuk sini — kadekratnawijayanti at 10:39 pm on Sunday, September 14, 2008

Tgl.5 September, ultah ke 22.

Tgl.12 September, adek aku kecelakaan yang lumayan parah. Kaki retak, gigi patah, badan memar2, dll. Pada saat itu, aku dirumah sendiri. Mama di Bali, Ajik di Kupang. So, yang di kabarin pertama kali adalah aku. Otomatis “sikap dewasa ku” muncul, gimana ambil keputusan dalam waktu singkat dan menuntaskan masalah. Hasilnya…lumayan lah…aku bisa menuntaskan masalah ini dengan lumayan baik, meskipun hasilnya kurang maksimal. (ribet banget ternyata urusan di RSUD ya….)

thanks God, udah menguji kedewasaanku dengan kejadian ini. dan jangan sampe kejadian ini terulang lagi, Astungkara.

Ungu

Filed under: lyrik lagu — kadekratnawijayanti at 9:51 pm on Tuesday, September 9, 2008

Dengan NafasMu

Izinkan kuucap kata taubat
sebelum Kau memanggilku
kembali padaMu
tertutup waktuku

Izinkan ku serukan namaMu
sebelum nyawa dalam tubuhku
Kau ambil
kembali padaMu

Karna kutahu
hanyalah pada diriMu
tempatku mengadu, tempatku mengeluh
didalam doa’ku

Dan demi nafas yang telah kau hembuskan dalam kehidupanku
Ku berjanji, ku akan menjadi yang terbaik
Menjalankan segala perintahMu
menjauhi segala larangan-Mu
adalah sebaris do’aku untukMu

Izinkan kuucap kata taubat
sebelum Kau memanggilku
kembali padaMu
tertutup waktuku

Karna kutahu
hanyalah pada diriMu
tempatku mengadu, tempatku mengeluh
didalam doa’ku

[2X:]
Dan demi nafas yang telah kau hembuskan dalam kehidupanku
Ku berjanji: ku akan menjadi yang terbaik
Menjalankan segala perintahMu,
menjauhi segala larangan-Mu
adalah sebaris do’aku untukMu

Izinkan kuucap kata taubat
sebelum Kau memanggilku

Utopia

Filed under: lyrik lagu — kadekratnawijayanti at 9:07 pm on Tuesday, September 9, 2008

SERPIHAN HATI

Di matamu aku tak bermakna
tak punyai arti apa-apa
kau hanya inginkanku saat kau perlu
tak pernah berubah

Kadang ingin kutinggalkan semua
letih hati menahan dusta
diatas pedih ini aku sendiri
selalu sendiri

Serpihan hati ini kupeluk erat
akan kubawa sampai ku mati
memendam rasa ini sendirian
ku tak tau mengapa
aku tak bisa melupakanmu

Kupercaya suatu hari nanti
aku akan merebut hatimu
walau harus menunggu sampai ku tak mampu
menunggumu lagi

Serpihan hati ini kupeluk erat
akan kubawa sampai ku mati
memendam rasa ini sendirian
ku tak tau mengapa
aku tak mampu…

Serpihan hati ini kupeluk erat
akan kubawa sampai ku mati
memendam rasa ini sendirian
ku tak tau mengapa
aku tak bisa melupakanmu

Oo…

Di matamu aku tak bermakna

Afgan

Filed under: lyrik lagu — kadekratnawijayanti at 9:01 pm on Tuesday, September 9, 2008

PadaMU Kubersujud

Ku menatap dalam kelam
tiada yang bisa kulihat
selain hanya namaMu, ya Allah

Esok ataukah nanti
ampuni semua salahku
lindungi aku dari
segala fitnah

Kau tempatku meminta
Kau beriku bahagia
jadikan aku selamanya
hambaMu yang selalu bertaubat

Ampuniku ya Allah
yang sering melupakanMu
saat Kau limpahkan karuniaMu
dalam sunyi aku bersujud

~{}~

Esok ataukah nanti
ampuni semua salahku
lindungi aku dari
segala fitnah

Kau tempatku meminta
Kau beriku bahagia
jadikan aku selamanya
hambaMu yang selalu bertaubat

Ampuniku ya Allah
yang sering melupakanMu
saat Kau limpahkan karuniaMu
dalam sunyi aku bersujud

Kau tempatku meminta
Kau beriku bahagia
jadikan aku selamanya
hambaMu yang selalu bertaubat

Ampuniku ya Allah
yang sering melupakanMu
saat Kau limpahkan karuniaMu
dalam sunyi aku bersujud
padaMu

ooOOOoo

Bunda

Filed under: apa ajah masuk sini — kadekratnawijayanti at 10:00 pm on Monday, September 8, 2008

PELAJARAN HIDUP MENGENANG CINTA DAN KASIH SAYANG IBUNDA KEPADA ANAKNYA YANG BEGITU TULUS

Saat kau berumur 1 tahun, dia menyuapi dan memandikanmu.
Sebagai balasannya, kau menangis sepanjang malam.
Saat kau berumur 2 tahun, dia mengajarimu bagaimana cara berjalan.
Sebagai balasannya, kau kabur saat dia memanggilmu.
Saat kau berumur 3 tahun,dia memasakkan semua makananmu dengan kasih sayang.
Sebagai balasannya, kau buang piring berisi makanan ke lantai.
Saat kau berumur 4 tahun, dia memberimu pensil berwarna
Sebagai balasannya, kau coret-coret dinding rumah dan meja makan
Saat kau berumur 5 tahun, dia membelikanmu pakaian-pakaian yang mahal dan indah.
Sebagai balasannya, kau memakainya untuk bermain di kubangan lumpur dekat rumah
Saat kau berumur 6 tahun, dia mengantarmu pergi kesekolah.
Sebagai balasannya, kau berteriak.”NGGAK MAU!!”
Saat kau berumur 7 tahun, dia membelikanmu bola.
Sebagai balasannya, kau lemparkan bola ke jendela tetangga.
Saat kau berumur 8 tahun, dia memberimu es krim.
Sebagai balasannya, kau tumpahkan hingga mengotori seluruh bajumu.
Saat kau berumur 9 tahun, dia membayar mahal untuk kursus pianomu.
Sebagai balasannya, kau sering bolos dan sama sekali tidak pernah berlatih.
Saat kau berumur 10 tahun, dia mengantarmu ke mana saja, dari kolam renang hingga pesta ulang tahun
Sebagai balasannya, kau melompat keluar mobil tanpa memberi salam.
Saat kau berumur 11 tahun, dia mengantar kau dan teman-temanmu ke bioskop.
Sebagai balasannya, kau minta dia duduk di baris lain
Saat kau berumur 12 tahun, dia melarangmu untuk melihat acara TV khusus orang dewasa.
Sebagai balasannya, kau tunggu sampai dia keluar rumah
Saat kau berumur 13 tahun, dia menyarankanmu untuk memotong rambut, karena sudah waktunya
Sebagai balasannya, kau katakan dia tidak tahu mode.
Saat kau berumur 14 tahun, dia membayar biaya untuk kempingmu selama sebulan liburan
Sebagai balasannya, kau tak pernah meneleponnya..
Saat kau berumur 15 tahun, pulang kerja ingin memelukmu
Sebagai balasannya, kau kunci pintu kamarmu.
Saat kau berumur 16 tahun, dia ajari kau mengemudi mobilnya.
Sebagai balasannya, kau pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpa peduli kepentingannya.
Saat kau berumur 17 tahun, dia sedang menunggu telepon yang penting
Sebagai balasannya, kau pakai telepon nonstop semalaman
Saat kau berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika kau lulus SMA
Sebagai balasannya, kau berpesta dengan temanmu hingga pagi.
Saat kau berumur 19 tahun, dia membayar biaya kuliahmu dan mengantarmu ke kampus pada hari pertama.
Sebagai balasannya, kau minta diturunkan jauh dari pintu gerbang agar kau tidak malu di depan teman-temanmu.
Saat kau berumur 20 tahun, dia bertanya, “Dari mana saja seharian ini?”
Sebagai balasannya, kau jawab,”Ah Ibu cerewet amat sih, ingin tahu urusan orang!”
Saat kau berumur 21 tahun, dia menyarankan satu pekerjaan yang bagus untuk karirmu di masa depan.
Sebagai balasannya, kau katakan,”Aku tidak ingin seperti Ibu.”
Saat kau berumur 22 tahun, dia memelukmu dengan haru saat kau lulus perguruan tinggi
Sebagai balasannya, kau tanya dia kapan kau bisa ke Bali.
Saat kau berumur 23 tahun, dia membelikanmu 1 set furnitur untuk rumah barumu.
Sebagai balasannya, kau ceritakan pada temanmu betapa jeleknya furnitur itu.
Saat kau berumur 24 tahun, dia bertemu dengan tunanganmu dan bertanya tentang rencananya di masa depan
Sebagai balasannya, kau mengeluh,”Aduuh, bagaimana Ibu ini, kok bertanya seperti itu?”
Saat kau berumur 25 tahun, dia mambantumu membiayai penikahanmu
Sebagai balasannya, kau pindah ke kota lain yang jaraknya lebih dari 500km.
Saat kau berumur 30 tahun, dia memberikan beberapa nasehat bagaimana merawat bayimu.
Sebagai balasannya, kau katakan padanya,”Bu, sekarang jamannya sudah berbeda!”
Saat kau berumur 40 tahun, dia menelepon untuk memberitahukan pesta ulang tahun salah seorang kerabat.
Sebagai balasannya, kau jawab,”Bu, saya sibuk sekali, nggak ada waktu.”.
Saat kau berumur 50 tahun, dia sakit-sakitan sehingga memerlukan perawatanmu
Sebagai balasannya, kau baca tentang pengaruh negatif orang tua yang menumpang tinggal di rumah anak-anaknya.

Dan hingga suatu hari, dia meninggal dengan tenang.
Dan tiba-tiba kau teringat banyak hal yang belum pernah kau lakukan untuk dia.
Perasaan bersalah datang menghantam HATI mu bagaikan palu godam, tanpa akhir.

Next Page »